BERITA & ARTIKEL
STOP DIABETES MELITUS!
 
 

Diabetes Melitus atau kencing manis merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan kelainan metabolik akibat dari kurangnya produksi insulin oleh pankreas atau bisa juga karena kurangnya respon tubuh terhadap insulin dan bisa juga akibat dari adanya pengaruh hormon lain yang menghambat kinerja insulin.

Penyakit kencing manis terjadi ketika pankreas tidak bisa lagi memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup atau tubuh anda menjadi kurang sensitif terhadap insulin yang dihasilkan tubuh. Fungsi dari hormon insulin adalah untuk mengubah glukosa menjadi energi. Jika produksi insulin berkurang atau tidak efektif maka kadar glukosa darah menjadi tidak terkendali, hal ini dapat berujung pada terjadinya penyakit Diabetes Melitus.

GEJALA DIABETES MELITUS

Hilangnya kemampuan tubuh mengontrol insulin yang dihasilkan pankreas atau kurangnya produksi insulin meyebabkan gangguan metabolisme karbohidrat, protein dan lemak dalam tubuh.

Glukosa merupakan karbohidrat alamiah yang bisa digunakan oleh tubuh kita sebagai sumber energi tubuh kita sebagai sumber energi dalam tubuh. Dalam kondisi normal tubuh kita membutuhkan glukosa, namun jika terlalu banyak glukosa maka akan menyebabkan Hyperglikemia dan akan berdampak buruk terhadap kesehatan tubuh dan akan mempengaruhi beberapa organ yang lain.

Gejala diabetes akan mulai nampak ketika tingkat kadar gula dalam darah telah mencapai 200 mg/dL. Hal ini dapat terjadi tiba-tiba. tetapi dalam banyak kasus gula darah tinggi berkembang selama beberapa hari.

Dibawah ini adalah beberapa gejal adari hiperglikemia:

  • Kelelahan yang berlebihan
  • Polluria/ peningkatan buang air kecil
  • Polidipsia/haus, mulut akan terasa kering
  • Penurunan berat badan
  • Polifagia/sering lapar
  • Perasaan kebingungan
  • Kerentanan tehadap infeksi tertentu

TIPE DIABETES MELITUS

Penyakit Diabetes Melitus dibagi menjadi beberapa tipe berdasarkan penyebab terjadinya. Berikut pembagiannya:

  • Diabetes Tipe 1

Diabetes Tipe 1 disebabkan karena kerusakan ataupun karena kelainan genetik pada sel-sel yang ada di pankreas, sehingga pankreas tidak bisa menghasilkan insulin yang cukup untuk mengubah kadar gula dalam darah menjadi energi. Penyakit diabetes tipe 1 ini sering menyerang mereka yang memiliki badan kurus dan umumnya terjadi pada remaja.

  • Diabetes Tipe 2

Berbeda dengan diabetes tipe 1. diabetes tipe 2 ini bukan karena hormon insulin tidak diproduksi oleh tubuh melainkan hormon insulin ada didalam tubuh dalam jumlah yang cukup namun respon tubuh terhadap hormon insulin berkurang atau terjadinya resistensi insulin sehingga tidak efektifnya kemampuan tubuh dalam memanfaatkan hormon insulin yang dihasilkan pankreas, umumnya  penyakit ini menyerang orang-orang yang memiliki berat badan obesitas.

  • Diabetes Gestasional

Diabetes tipe gestasional ini ditemukan akibat berbagai pengaruh hormon lain, biasanya pada masa kehamilan akibat pengaruh plasenta yang berujung hiperglikemia.

  • Diabetes Tipe lain

Kompikasi penyakit diabetes melitus hiperglikemia atau tingginya glukosa dalam darah dapat menyebabkan berbagai penyakit serius yang berhubungan kerena dapat mempengaruhi organ-organ tubuh lainnya. Berikut ini beberapa jenis komplikasi penyakit diabetes melitus diantaranya:

  • Kompikasi dalam jangka waktu yang panjang dan bisa berakibat terjadinya kerusakan pembuluh darah.
  • Bisa beresiko terjadinya kerusakan pembuluh darah mikro pada mata.
  • Penderita penyakit diabetes melitus dua kali beresiko terkena serangan jantung atau penyakit jantung lainnya.
  • Mempengaruhi mood dan perubahan pada suasana hati.
  • Beresiko terhadap kerusakan saraf (neuropati).
  • Dapat menyebabkan gagal ginjal/kerusakan pada ginjal. Semakin tinggi glukosa dalam darah semakin berat kerja ginjal.
  • Infeksi kulit dan gusi
  • Mempengaruhi sistem kekebalan tubuh, kerusakan pada kulit dan jaringan organ yang susah untuk disembuhkan dan dalam beberapa kasus harus dilakukan amputansi untuk mencegah penyebaran ke organ lainnya.
  • Stroke, koma, dan berbagi penyakit lainnya.

CARA PENCEGAHAN

Dibawah ini adalah beberapa cara untuk mencegah penyakit diabetes melitus:

  • Menghindari berbagai jenis makanan yang terlalu banyak mengandung glukosa dan berbagai jenis makanan olahan yang tinggi glukosa.
  • Rajin berolahraga 30 menit perhari.
  • Selain itu mengontrol berat badan juga penting dalam rangka mencegah terjadi penyakit diabetes melitus, lakukan pengecekan kadar gula darah untuk mengetahui berapa tinggi glukosa dalam darah dan juga dapat menjadi sebuah cara untuk mencegah penyakit diabetes melitus. Sedangkan untuk mereka yang sudah terkena penyakit diabetes melitus lakuakan pola hidup sehat, jaga asupan kalori, dan batasi jumlah porsi makan.

 

 
 
     
 
KONTAK KAMI
RSUD KOTA SALATIGA
Jl. Osamaliki No.19 Salatiga
Telp. (0298)-324074, Fax. (0298)-324074
Email : rsud.kotasalatiga@gmail.com